Dimensi Pertama
Di ruang compositing yang remang, Mira menemukan satu frame di timeline yang tidak pernah ia gambar. Frame itu bukan glitch GPU: ketika diputar, karakter utama menoleh ke kamera dalam dunia — ke arah Mira — lalu kembali normal seolah direvisi oleh tangan tak terlihat.
Mira menyadari “4D” di sini bukan sumbu matematis, melainkan lapisan narasi yang menyentuh pembuatnya. Setiap kali ia mencoba menghapus frame itu, versi sebelumnya muncul lagi di backup yang seharusnya kosong.
Akhirnya ia memutuskan menyisipkan frame itu secara sadar, sebagai perjanjian: animasi boleh menyimpan satu pintu kecil ke dimensi pertama — tempat penonton dan pencipta bertemu sekejap.